1. Pondasi tiang pancang dapat digunakan ketika pondasi lemah dan pondasi alami tidak dapat memenuhi persyaratan kekuatan dan deformasi pondasi.
2. Jika terdapat persyaratan ketat terkait deformasi bangunan, pondasi tiang pancang harus digunakan.
3. Pondasi tiang pancang sebaiknya digunakan ketika bangunan atau struktur bertingkat tinggi memiliki persyaratan khusus untuk membatasi kemiringan.
4. Pondasi tiang pancang sebaiknya digunakan apabila penurunan pondasi memiliki pengaruh timbal balik terhadap bangunan di sekitarnya.
5. Pabrik industri satu lantai berat dengan derek tugas berat berkapasitas besar, beban derek besar, sering digunakan, platform peralatan bengkel, pondasi padat, dan umumnya memiliki beban tanah, sehingga deformasi pondasi besar, maka pondasi tiang pancang dapat digunakan.
6. Pondasi peralatan presisi dan pondasi mekanik daya, karena memiliki persyaratan deformasi dan amplitudo yang lebih tinggi, biasanya juga menggunakan pondasi tiang pancang.
7. Di daerah rawan gempa, pada pondasi yang mudah mengalami likuifaksi, penggunaan pondasi tiang pancang yang menembus lapisan tanah yang mudah mengalami likuifaksi dan memanjang ke lapisan tanah padat yang lebih rendah, dapat menghilangkan atau mengurangi kerusakan akibat likuifaksi pada bangunan.
Waktu posting: 08 Februari 2024




