Pertama, berikan pelatihan teknis dan keselamatan bagi seluruh personel konstruksi. Semua personel yang memasuki lokasi konstruksi wajib mengenakan helm keselamatan. Patuhi berbagai sistem manajemen di lokasi konstruksi, dan pasang rambu peringatan keselamatan di lokasi konstruksi. Semua jenis operator mesin harus mematuhi penggunaan mesin yang aman, dan melakukan konstruksi yang beradab serta operasi yang aman.
Sebelum memotong tiang pancang, periksa apakah pipa oli hidrolik dan sambungan hidrolik sudah dikencangkan, dan pipa oli serta sambungan yang bocor harus diganti. Jangan mendekati mesin pemotong tiang pancang saat beroperasi, kepala tiang pancang akan jatuh saat tiang pancang dipotong, dan operator harus diberitahu sebelum mendekati mesin. Selama operasi pemotongan tiang pancang, tidak seorang pun diperbolehkan berada dalam jangkauan putaran mesin konstruksi. Dalam proses pemotongan kolom, perhatikan puing-puing yang jatuh untuk mencegah cedera pada personel, dan serpihan tiang pancang yang dipahat harus segera diangkut keluar dari lubang pondasi. Perhatikan keselamatan operator saat mesin digunakan, untuk mencegah mesin melukai dan batang baja melukai orang, dan personel terkait harus melakukan koordinasi dan komando terpadu. Ketika ada personel konstruksi yang bekerja di dalam lubang, perlu untuk selalu memperhatikan stabilitas dinding lubang, dan segera menarik personel dari lubang pondasi setelah menemukan kelainan. Personel terkait harus memegang tangga baja dengan kuat saat naik dan turun lubang pondasi, dan jika perlu, tali pengaman harus disediakan untuk perlindungan. Kotak sakelar dan stasiun pompa (sumber daya) yang digunakan harus dilengkapi dengan penutup hujan, yang harus ditutup tepat waktu setelah pekerjaan selesai, pasokan daya harus dimatikan, dan orang khusus harus bertanggung jawab, dan petugas keselamatan akan memeriksa secara berkala. Prinsip “satu mesin, satu pintu, satu kotak, satu kebocoran” harus dipatuhi dan prinsip mematikan daya dan mengunci setelah selesai bekerja. Saat melakukan operasi pengangkatan, orang khusus harus ditugaskan untuk memimpin, dan perlengkapan pengangkatan harus diperiksa dan diganti secara berkala.
Pekerjaan pemotongan tiang pancang di malam hari harus dilengkapi dengan fasilitas penerangan yang memadai, pekerjaan malam hari harus dilengkapi dengan personel keselamatan yang bertugas penuh waktu, dan keselamatan penerangan serta pasokan listrik adalah tanggung jawab teknisi listrik yang bertugas. Ketika angin bertiup kencang di atas level 6 (termasuk level 6), pekerjaan pemotongan tiang pancang harus dihentikan.
Waktu posting: 06 Juli 2022





